PROFIL DESA SUKOKERTO 2016



PROFIL DESA


1.        SEJARAH DESA

Semula Desa Sukokerto semula bernama Desa Pajarakan Lor yang terdiri dari Sukokerto dengan Sukomulyo. karena menurut riwayat cerita Desa Pajarakan Lor dikuasai oleh 2 (dua) orang yang bernama Mbok Kerto dan Mbok Mulyo. Kedua orang tersebut kesehariannya berjualan ketan.

Pada suatu hari kedua orang tersebut bertengkar memperebutkan tanah warisan yang berada di wilayah tersebut. Keduanya sama-sama mempunyai pemikiran kedepan bahwa mereka sama-sama mempunyai daerah atau wilayah kekuasaan. Semenjak itulah yang semula Desa Pajarakan Lor adalah satu wilayah desa, akhirnya dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yang sampai sekarang terkenal dengan sebutan Sukokerto dan Sukomulyo.

Dalam istilahnya, Sukokerto dan Sukomulyo mempunyai arti sebagai berikut :
~ Suko berarti seneng (Bahasa Jawa), gembira (Bahasa Indonesia)
~ Kerto berarti tentrem (Bahasa Jawa), tentram (Bahasa Indonesia)
~ Mulyo berarti Kemulyaan atau ketinggian derajat (Bahasa Indonesia)

Bila dilihat dari letak geografis, Desa Sukomulyo dan Sukomulyo hanya berbatasan dengan sebuah sungai yang sekarang diberi nama sungai pekalen. Yong konon ceritanya, sungai ini berbelok-belok sejalan dengan perbatasan kedua desa tersebut. Namun karena alasan demi menjaga kemudahan dan lancarnya aliran arus air sungai, akhirnya sungai tersebut dibuat lurus dari selatan hingga ke utara.

Dan hal ini mengakibatkan letak sebagian wilayah Desa Sukokerto berada di sebelah timur sungai dan sebagian wilayah Desa Sukomulyo berada di barat sungai.

Wilayah Desa Sukokerto teriri dari 5 (lima) Dusun, Dusun Lumbang, Dusun Kancoan, Dusun Krajan, Dusun Sukunan dan Dusun Pandean. Menurut cerita, ada seorang penduduk yang bernama Mbah Pande, seorang lelaki yang bekerja sebagai tukang pandai, yaitu suatu pekerjaan yang bermata pencahariaan mengolah barang-barang dari besi. Hasil pandai besi tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar bahkan hingga ke lain daerah. Sehingga untuk mempermudah dan mengenang namanya, ada keinginan dari masyarakat sekitar agar nama Mbah Pande diangkat ke permukaan sehingga dijadikan sebuah nama sebuah dusun yaitu Dusun Pandean.

Dusun pandean semula terdiri dari 2 (dua) wilayah yaitu Pandean Selatan dan Pandean Utara (Tamba’an atau sekarang Tambaksari). Konon cerita, Tambaan terkenal dengan sebutan Tajungan yan menjadi wilayah desa tersendiri dengan seorang Kepala Desa yang bernama Darwis/Sabirin. Namun dengan alasan yang kurang jelas, Desa Tajungan berfusi atau bergabung menjadi satu dengan wilayah Desa Sukokerto.
Sejak pertama berdiri, Desa Sukokerto dipimpin oleh kepala Desa sebagai berikut :
a.    Cokro                         dari 1933 – 1940  (7 Tahun)
b.   Sabirin                       dari 1940 – 1943  (3 Tahun)
c.    Ismail                         dari 1943 – 1946  (3 Tahun)
d.   Mukriya                      dari 1946 – 1952  (6 Tahun)
e.    Temerun                     dari 1952 – 1956  (4 Tahun)
f.     Pringgo                       dari 1956 – 1962  (6 Tahun)
g.    Reso Darsuki              dari 1962 – 1990  (28 Tahun)
h.   Sugiono                      dari 1990 – 1998  (8 Tahun)
i.     Dodik  Kurniawan      dari 1998 – 1999  (Pj. Kades – 1 Tahun)
j.     Mistari                        dari 1999 – 1999  (42 Hari)
k.   Moh. Yahya                dari 1999 – 2000  (Pj. Kades – 1 Tahun)
l.     Hadi Sucipto              dari 2000 – 2001  (Pj. Kades – 9 Bulan)
m.  Moch. Ikhsan, S.Pd    dari 2001 – 2007  (6 Tahun)
n.   Tri Suryanto               dari 2007 – 2007 (Pj. Kades – 3 Bulan)
o.    Moch. Ghufron Rosyidi        dari 2007 – 2013 (6 Tahun)
p.   Bambang Harijadi, S.Sos     dari 2013 – 2013 (Pj. Kades 3 Bulan)
q.    Moch. Ghufron Rosyidi        dari 2013 – 2014 (4 Bulan)
r.    Sarianto, S.Sos (Pj. Kades 2014 – sekarang)

2.        KONDISI UMUM DESA
Desa Sukokerto terletak di Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo memiliki luas administrasi lebih dari 344,78 Ha, terdiri dari 5 (lima) dusun yaitu :
1.         Dusun Lumbang
2.         Dusun Kancoan
3.         Dusun Krajan
4.         Dusun Sukunan
5.         Dusun Pandean

Sedangkan batas – batas wilayah sebagai berikut :
a.        Sebelah Utara           :  Laut Jawa
b.        Sebelah Timur          :  Desa Sukomulyo dan Sungai Pekalen
c.         Sebelah Selatan        :  Desa Pajarakan Kulon dan Desa Tanjung
d.        Sebelah Barat           :  Desa Karanggeger



Potensi Wisata

No
Uraian
Luas
Pemanfaatan
Keterangan
1
Pantai Tambaksari
3 Ha
Masyarakat desa sekitar dan luar desa
Kurangnya fasilitas yang memadai dan cukup
2




3




4




5




1 komentar:

Opi mengatakan...

mas letak sebagian wilayahnya salah mas,, coba di cek lagi,,

Posting Komentar